" . . .Welcome to My Story_^. . ."

Senin, 15 November 2010

Class Beauty "Good Look and Good Luck"

      “ Saya Cantik Hari Ini, Besok Dan Selama-Lamanya Akan Tetap Cantik
Pertanyaan pertama yang menurut saya aneh tapi real adalah “menyesalkah kalian dilahirkan sebagai seorang wanita?. Wanita itu ribet lho.. harus ini lah itulah pokoknya ribet banget,, khususnya bagi yang sudah menikah”. Memang benar itu sangat ribet, ada beberapa tahapan dari masa bayi, remaja, dewasa, menikah, mengandung , menyusui hingga masa monopouse itu sangat-sangat ribet, beda dengan seorang pria yang kelihatanya sangat simpel. Tidak ada masa mengandung, melahirkan, menyusui, dan monopouse, kayanya enak gto jadi seoarang pria. But I don’t think so… menurut saya sangat beruntung dilahirkan sebagai seorang wanita. Terutama surga itu dibawah telapak kaki ibu dan orang yang paling utama untuk dihormati oleh seorang anak , kemudian bisa merasakan perjuangan dari hal terkecil

Sehat Itu Mahal

                                                                (Spondilitis tuberkulosa)

Sehat itu indah dan memang cukup mahal untuk mendapatkan menikmatinya, Bersyukurlah kalian yang diberi kesehatan. Banyak orang yang menginginkan tubuhnya sehat bahkan harus mengeluarkan biaya yang cukup bayak dengan berbagai cara. Salah satunya adalah aku. Aku di vonis mengidap penyakit Spondilitis tuberkulosa. Pada awalnya saya tidak tahu bahwa selama ini saya mengidap penyakit yang menakutkan ini. aku kira penyakit yang selama ini bersarang ditubuhku itu dikarenakan waktu kecil saya pernah mengalami kecelakaan mobil (tabrak lari g2). Tapi ini salah besar, penyakit ini dikarenakan infeksi yang sifatnya kronis berupa infeksi granulomatosis di sebabkan oleh kuman spesifik yaitu mycubacterium tuberculosa yang mengenai tulang vertebra (Abdurrahman, et al 1994; 144).
Beberapa bulan setelah kejadian itu terdapat benjolan pada punggungku sebesar kelereng, ketika itu saya hanya merasa ngilu dan terkadang pengal-pegal. Lama kelamaan ngilu itu menjadi sangat sakit dan pada akhirnya saya tidak bisa berjalan karena hal itu . Setelah sekian lama saya berobat ke berbagai tempat dari tukang pijat, dokter, herbal bahkan pengobatan alternative pun tidak membuahkan hasil. Selama 4 tahun berusaha untuk sembuh hingga satu ketika saya berobat didaerah Balaraja-Banten dan disinilah saya baru bisa berjalan setelah terapi beberapa kali. Saya kira cukup sampai disini, tapi ternyata setelah itu saya masih merasa ngilu dan sakit pada punggung . Bahkan benjolannya pun makin lama makin membesar sehingga tubuhku pun tidak tegak lagi tapi gibbus (membungkuk kedepan ya seperti nenek yang terkena Osteoporosis (hehe…_^)) . Dan setelah diperiksa ulang disinilah saya tahu bahwa saya mengidap penyakit Spondilitis tuberkulosa, penyakit yang kebayakan orang menakutinya .