hanya butiran air mata yang bisa mengungkapkan betapa sakitnya menahan rinduku padamu Mamah
jika ada kesempatan kedua untuk bersamamu ijinkan lah aku melakukan semua ini....
ijinkan aku memelukmu sebentar saja, aku kangeen bangeet, ingin terus memelukmu
ijinkan aku bersandar dipundakmu, aku kangen bersandar dipundakmu, menangis sambil berkeluh kesah
ijinkan aku mencium tanganmu, aku kangen memegang lembut tanganmu
ijinkan aku tidur dipangkuanmu, aku kangen tidur bersamamu
ijinkan aku memnaggilmu mamah, sesungguhnya aku kangen mengucapkan kata itu
ijinkan aku mendengar nasehatmu yang selalu membuatku bangkit disaat aku jatuh
aku kangeeen... kangeen.. kangeeen
aku ingin bercerita tentang sekolahku, karirku dan asmaraku
hanya engkau yang setia mendengarkan curhatku walaupun itu sangat amat gak penting bagimu,
maafkan aku kadang tak mendengarkan nasehatmu, tak menuruti kata-katamu
maafkan aku kadang acuhkanmu
maafkan aku yg selalu membuatmu khawatir
maafkan aku yang selalu merepotkanmu
maafkan aku yang selalu membebanimu
maafkan aku yang selalu. . . selalu . . . dan selau...
terimakasih dan maaf untuk segalanya....
jika benar adanya kesempatan itu... hanya satu pintaku, aku mohon jangan tinggalkan aku lagi