" . . .Welcome to My Story_^. . ."

Senin, 25 Juni 2012

UML (Use Case Diagram)

Menurut Bambang Heriyanto (2004:259) UML adalah bahasa grafis untuk mendokumentasi, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak. UML berorientasi objek menerapkan banyak level abstraksi, tidak bergantung proses pengembanagn, tidak bergantung bahasa dan teknologi, pemaduan beberapa notasi di beragam metodologi, pengembangan UML dimulai dari kerjasama Grady Booch dan James Rumbauhh pada 1994 untuk mengkombinasikan dua metodologi terkenal- Booch dan OMT, kemudian Ivar Jacobson pencipta metode OOSE (Object Oriented Software Engineering) bergabung.
Menurut Adi Nugroho (2005:59) Diagram use case memperlihatkan kepada kita hubungan–hubungan yang terjadi antara aktor–aktor dengan use case-use case dalam sistem.
Menurut Bambang Heriyanto (2004:267) Use Case adalah interaksi antara actor eksternal dan sistem, hasil yang dapat diamati oleh actor, berorientasi pada tujuan, dideskripsikan di diagram use-case dan teks.
Use-case Diagrams menyediakan cara medeskripsikan pandangan eksternal terhadap sistem dan interaksi-interaksinya dengan dunia luar. Dengan cara ini diagram use-case menggantikan diagram konteks pada pendekatan konvensional. Untuk penciptaan model use-case melibatkan pendefinisian sistem, pencarian aktor-aktor dan use-case, mendeskripsikan use-case dan mendefinisikan hubungan antar use-case dan terakhir adalah melakukan validasi model.
1.   Aktor
Menurut Adi Nugroho (2005:50) Dalam pemodelan sistem dengan UML, aktor adalah seseorang atau sesuatu yang berinteraksi dengan sisten yang sedang kita kembangkan. Aktor berada diluar lingkup sistem/perangkat lunak yang sedang kita kembangkan ; bersifat ekternal.
Menurut Bambang Heriyanto (2004:269) Dalam pemodelan sistem dengan UML, actor adalah seseorang atau sesuatu yang berinteraksi dengan sistem. Yang dimaksud dengan berinteraksi adalah actor mengirim atau menerima pesan ke atau dari sistem atau mempertukarkan informasi dengan sistem.
Secara prinsip dapat kita kenali 3 jenis actor untuk hampir semua sistem/perangkat lunak yang kita kembangkan, yaitu sebagai berikut :
1. Aktor yang pertama yaitu orang-orang yang hadir secara fisik, atau para pengguna. Mereka adalah aktor yang paling umum dan hadir di setiap sistem/perangkat lunak.
2.  Aktor yang kedua yaitu sistem lain.
3. Aktor yang ke tiga yaitu waktu menjadi aktor ketika ia memicu event-event tertentu bagi sistem/perangkat lunak yang kita kembangkan.
Gambar 2.1  Simbol aktor

tabel usecase diagram

NO
GAMBAR
NAMA
KETERANGAN


1
 


Actor

Menspesifikasikan himpunan peran yang pengguna mainkan ketika berinteraksi dengan use case.




2




 






Dependency
Hubungan dimana perubahan yang terjadi pada suatu elemen   mandiri (independent) akan mempengaruhi elemen yang bergantung padanya elemeyang tidak mandiri (independent).


3



 


Generalization
Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi perilaku dan struktur data dari objek yang ada di atasnya objek induk (ancestor).


4

 


Include

Menspesifikasikan bahwa use case sumber secara
eksplisit.


5



 


Extend

Menspesifikasikan bahwa use case target memperluas perilaku dari uscase sumber pada suatu titik yang diberikan.

6

 

Association

Apa yang menghubungkan antara objek satu dengan objek lainnya.



7




Sistem

Menspesifikasikan paket yang menampilkan sistem secara terbatas.



8



 



UseCase

Deskripsi dari urutan aksi-aksi yang ditampilkan sistem yang menghasilkan suatu hasil yang terukur bagi suatu aktor



9



 



Collaboration

Interaksi aturan-aturan dan elemen lain yang bekerja sama untuk menyediakaprilaku yang lebih besar dari jumlah dan elemen-elemennya (sinergi).